Kenapa Global Warming...????

Dalam bahasa dialog militer utara selatan operasionalnya ayat-ayat suci Taurat dan Al-  quran   disebut pemanasan global,Tepat sekali pendapat para ahli dari universitas Tokyo kompas hal 13 tgl 8 indonesia kunci  untuk  memahami isu pemanasan global atau perubahan iklim dunia,Selebaran-selebaran keagamaan dari Gunung Selamet (GS) dan buku langka tafsir Taurat dan   Al-quran jauh lebih bernilai dari pada KTT APEC maka gerakan perdamaian menganalisa pemanasan global akan lebih meningkat tajam.Dengan doktrin Miyazawa dan Yang Sang Khun nya Jepang dan Cina saling berlomba   membangun kekuatan militernya,boleh-boleh saja dan sah-sah saja tapi jangan teriak-teriak begitu dong bikin mual orang-orang yang lagi menunggu terbitnya buku langka (keterangan tafsir taurat dan al-quran) sebab masalah peningkatan militer mereka sama sekali engga perlu dibahas dan sangat menjijikkan.Pertemuan 2 MENHAN China dan Jepang menurut analisa Gerakan Perdamaian Dunia cukup dikasih panas terik didua kota Jepang dan badai elektonik di China dan Jepang (belum diturunkan gempa bumi elektronik) terus dua Menhan Jepang dan China bisa apa…
Pemimpin-pemimpin agama di Indonesia yang diharapkan mengerti hukum Islam tentang keberadaan An Nisaa 59 TAMU ALLAH bahkan PAUS PAULUS memberi ingat bahwa Indonesia punya tanggung jawab sangat berat, mudah-mudahan para Pemimpin Agama cepat sadar sebelum semua terlambat
Apabila peringatan kecil-kecilan tidak bisa menyadarkan dosa-dosa tiga roda asia maka kutuk akan berubah menjadi “Tragedi Asia” yang sangat dan sangat menyedihkan! Kesalahan para Pemegang kebijakan yang berakibat penderitaan bagi Rakyat,Bangsa dan Negara
Dari hasil analisa dan pengamatan para ahli pergerakan perdamaian dunia sudah pada tahap meyakinkan kalau semua masalah sudah tersambungkan kekapal-kapal Induk Militer luar angkasa peringatan bagi asia tiga roda.
Menempatkan dan menyamakan Ulil Amri dengan Dalai lama yang memiliki agenda kemerdekaan adalah keliru sebab itu langsung akan mempunyai konsekwensi menghina tentara-tentara islam seolah-olah tidak memiliki kemampuan mengambil alih Indonesia.

0 komentar: